Umrah Naik Kereta Cepat

Posted on Posted in Artikel, Umrah dan Haji

HARAMAIN HIGH SPEED RAILWAY ( HHR )

Kereta Cepat Dua Tanah Suci

 

 

Saudi Arabia saat ini meluncurkan HHR sebagai kereta tercepat pertama di Timur Tengah.

 

Kereta Cepat Haromain (HHR) merupakan perkembangan dari teknologi termutakhir di industri transportasi. Melalui jenis pelayanannya yang lengkap, cepat dan tetap memberikan terbaik dalam hal kenyamanan, efesiensi dan kesempurnaan, Hal ini merubah seluruh konsep dan kebiasaan dari perjalanan berkereta.

 

Baik perjalanan untuk wisata atau kerja, HHR memberikan anda pengalaman dalam perjalanan yang paling menyenangkan dan unik.

 

Kereta Cepat Haromain (HHR) memiliki target untuk mengantarkan 60 juta penumpang pertahun dengan armada yang terdiri dari 35 kereta, dengan kepasitas 417 penumpang di setiap kereta dengan 2 kelas penumpang (bisnis dan ekonomi).

 

Dengan kecepatannya yang tinggi, Kereta Cepat Haromain (HHR) akan menyingkat waktu tempuh antar destinasi ( Mekkah, Jeddah, King Abdullah Economic City, dan Madinah) untuk menikmati perjalanan dengan alat transportasi paling modern di Timur Tengah dalam kecepatan  melampaui 300 km/jam.

 

10 fakta tentang Kereta Cepat Haromain HHR :

 

  1. Kereta cepat pertama di Timur Tengah
  2. Menghubungkan kota kota suci di Saudi Arabia
  3. Kecepatan Tinggi-300km/jam.
  4. Harga Terjangkau
  5. Waktu yang berkualitas untuk anda
  6. Aman dan nyaman
  7. Teknologi terbaik
  8. Akses yang lebih mudah untuk orang berkebutuhan khusus di semua fasilitas
  9. 2 kelas penumpang (bisnis dan ekonomi)
  10. Ramah Lingkungan

 

Pengalaman yang luar biasa di stasiun Kereta Cepat Haromain (HHR)

 

Stasiun HHR adalah bangunan ikonik yang sarat nilai estetika,  terinspirasi dari tradisi arsitektur Islam. Konsep rancangannya mengambil dari bentuk lengkung gerbang tradisional Islami sebagai dasar untuk rancangan atap.

 

Di dalam sistem transportasi kereta, stasiun kereta api menjadi penghubung yang menyajikan fasilitas dan layanan yang melayani semua kebutuhan pengunjung.

 

Stasiun HHR dirancang dengan penuh kemudahan untuk memberikan pengalaman luar biasa kepada penumpang melalui area yang luas, akses yang mudah, dan pelayanan yang unik termasuk informasi penjualan tiket dan customer service.

 

Dengan mengantarkan penumpang antar 2 kota suci di jantung KSA, HHR bertujuan untuk menjadikan tempat tempat-tempat ini terbuka untuk publik, untuk akses area retail, tempat ibadah, ruang tunggu kelas satu, tempat parkir..

 

Fasilitas Stasiun

  1. Ruang tunggu kelas satu
  2. Area Perbelanjaan
  3. Ruang ibadah
  4. Kantor Tiket
  5. Mesin penjual tiket otomatis
  6. Pusat Pelayanan

RUTE PERJALANAN KERETA HHR

 

MEKKAH – JEDDAH – KING ABDUL AZIZ INTERNATIONAL AIRPORT (KAIA) – KAEC – MADINAH

 

JADWAL KERETA HHR

 

KAMIS – JUMAT – SABTU – AHAD

 

MEKKAH – JEDDAH – KAEC – MADINAH

 

08:00 – 08:43|08:46 – 09:30|09:33 – 11:05

10:00 – 10:43|10:46 ———————13:02

12:30 – —————————————15:25

17:00 – 17:43|17:46 – 18:30|18:33 – 20:05

 

MADINAH – KAEC – JEDDAH – MEKKAH

 

8:00 – 08:43|08:46 – 09:30|09:33 – 11:05

12:30 –  ————— 14:46|14:43 – 15:32

14:30 – ————————————17:25

17:00 – 18:32|18:35 – 19:19|19:22 – 20:05

 

HARGA TIKET KERETA HHR

 

KELAS BISNIS 113 KURSI

KOTA MEKKAH JEDDAH KAEC MADINAH
MEKKAH SAR‎            50 SAR‎            110 SAR‎            250
JEDDAH SAR‎            50 SAR‎            66 SAR‎            210
KAEC SAR‎            110 SAR‎            66 SAR‎            150
MADINAH SAR‎            250 SAR‎            210 SAR‎            150

 

 

 

KOTA MEKKAH JEDDAH KAEC MADINAH
MEKKAH SAR‎     40 SAR‎     80 SAR‎     150
JEDDAH SAR‎     40 SAR‎     45 SAR‎     125
KAEC SAR‎     80 SAR‎     45 SAR‎     100
MADINAH SAR‎     150 SAR‎     125 SAR‎ 100

 

KELAS EKONOMI 304 KURSI

 

TOTAL KURSI 417

 

BUS STASIUN ke MASJID NABAWI tersedia setiap jadwal kedatangan dan keberangkatan kereta HHR dengan harga tiket 5 Riyal

 

 

 

 

 

FATWA ULAMA KSA BERIHRAM DI STASIUN / DALAM KERETA

 

Dalam fatwa Lajnah Daimah lil fatwa no 26952 tanggal 21 Dzulqodah 1437 kami menyimpulkan dari penanya setelah menjelaskan detail tentang kondisi kereta yang sangat cepat dan tidak berhenti di tempat miqat juga tak memungkinkan menurunkan penumpang, di qiyaskan dengan penumpang pesawat yang membolehkan berihram dan bertalbiyah tanpa berhenti di tempat miqat sekedar melalui miqat ? Lajnah Daimah lil Fatwa setelah mempelajari kasusnya menjawab sesungguhnya dibolehkan melakukan persiapan berihram dengan tujuan haji atau umrah dalam kondisi tersebut dari tempat tinggalnya di Madinah dan ketika Kereta mulai melaju dari stasiun langsung berniat haji atau umrah dan bertalbiyah di kereta dikarenakan sangat dekatnya jarak antara stasiun dengan tempat miqat dan ditakutkan terlewatnya miqat dalam keadaan belum niatmemasuki ibadah umrah serta kesulitan bagi penumpang untuk berihram tepat di miqat disebabkan sangat cepat laju kereta.