Tingkatkan Kinerja, Proin Travel Gelar Raker di Jakarta

Posted on Posted in Artikel

JAKARTA (gemaislam) – Perusahaan travel umrah dan haji Proconfo Indah (Proin) mengadakan rapat kerja (Raker) kedua di Hotel Alia Cikini Jakarta pusat pada Sabtu (4/6/2016)

Dalam kesempatan ini, hadir sebagai pembicara Pembimbing Proin Ustadz Hamzah Abbas, Direktur Utama Proin Herman Barata, Manajer Marketing Febi Martawardaya dan Pakar Marketing Neldi Purwanto. Adapun peserta berjumlah 22 orang,  terdiri dari agen dan perwakilan dari seluruh Indonesia.

Ustadz Hamzah Abbas, dalam penyampaiannya mengatakan, saat ini Proin Travel termasuk perusahaan yang mengutamakan amanah dalam melayani jamaahnya.

“Sangat amanah sekali, tiket sudah dipegang sebulan sebelum keberangkatan,” kata Ustadz Hamzah.

Membandingkan dengan travel lain, pemateri Radio Rodja Cileungsi ini menilai Proin termasuk yang terdepan dalam pelayanan.

“Saya juga pernah jadi pembimbing di travel lain, ada yang tanpa pemberitahuan naik pesawatnya apa dan transit dimana,” ujar Ustadz Hamzah.

Pernah waktu itu, lanjut Ustadz Hamzah, berangkat bawa jamaah ternyata naik pesawat transit berkali-kali.

“Dari Jakarta ke Malaysia terus transit ke beberapa negara. Tanpa pemberitahuan sebelumnya, sehingga banyak jamaah kecewa,” terang Ustadz Hamzah.

Neldi Purwanto menyampaikan teknik marketing kepada peserta raker
Neldi Purwanto menyampaikan teknik marketing kepada peserta raker

Selain Amanah, Ustadz Hamzah menilai Proin juga masih konsisten diatas sunnah dalam pelaksanaannya.

“Perempuan yang tidak ada mahram tidak bisa berangkat, mahram jadi syarat mutlak bagi perempuan yang ingin berangkat umrah,” papar Ustadz Hamzah.

Untuk pelaksanaan ritual ibadah selama ditanah suci, Ustadz Hamzah menegaskan, jamaah travel Proin wajib ikut manasik. “Hadirnya manasik itu sangat perlu, apalagi bagi jamaah yang baru pertama kali berangkat,” tegas Ustadz Hamzah.

Bukan Perusahaan Abal-Abal

Direktur Utama Proin Travel Herman Barata mengatakan, ketika membuat perusahaan layanan umrah dan haji, dilakukan dengan sangat hati-hati dan teliti. Proin mendapatkan izin resmi dari pemerintah sejak tahun 2001 silam.

“Dahulu saya sekolah selama setahun untuk belajar tentang travel,” kata Herman.

Hal ini, Kata Herman, membuat Proin Travel menjalankan tugas secara profesional karena sudah mempelajari segala hal tentang dunia travel.

Untuk pelayanan kepada jamaah, Proin Travel selalu menggunakan pesawat Saudi Arabia Airlines, tidak memilih yang lain.

“kami ingin yang pasti saja, Saudia pelayanannya lebih baik dibanding dengan yang lain. Selain itu, karena kami juga termasuk keluarga Saudi Arabia Airlines,” kata Herman, yang juga bekerja pada maskapai milik pemerintah Arab Saudi ini.

Menyikapi maraknya masalah-masalah yang menimpa jamaah umrah, mantan Sekjen Himpunan Peneyelenggara Umrah dan Haji Khusus (HIMPUH) ini menilai karena adanya beberapa prosedur yang tidak ditaati oleh pengelola travel.

“Banyak travel lain dengan alasan memudahkan orang untuk beribadah, kemudian menabrak aturan-aturan yang ada. Padahal menurut kami, yang utama adalah prosedur baru kemudian ibadahnya,” papar Herman.

Bukan Sekedar Bisnis

Manajer Marketing Proin Travel, Febi Martawardaya mengungkapkan bahwa travel tempatnya bernaung bukan semata-mata murni mencari uang.

“Kata pendiri travel ini, pernah bilang bahwa Proin tidak bisnis oriented tetapi harus ada nilai ibadahnya,” papar Febi.

Karena itu, perusahaan akan memberangkatkan berapapun jumlah jamaahnya meskipun tidak banyak.

“Bulan Juni lalu satu rombongan berjumlah tujuh orang, kami berangkatkan,” kata Febi.

Masih kata Febi, bulan Ramadhan ini memberangkatkan sebelas jamaah. “Tetap kami berangkatkan meskipun tidak banyak,” ujar Febi.

Peserta raker Proin Travel antusias mendengarkan pemaparan pemateri
Peserta raker Proin Travel antusias mendengarkan pemaparan pemateri

Febi kemudian bercerita suka duka dihadapan peserta Raker, diantaranya tentang booking hotel yang tiba-tiba di batalkan oleh pihak manajemen hotel.

“Beberapa kali sudah booking hotel tapi di cancel oleh pihak sana. Manajemen disana memang begitu, tapi kami tetap memberikan yang terbaik kepada para jamaah dengan mencari hotel pengganti,” jelas Febi.

Sementara itu, pada sesi pemaparan tentang marketing, Neldi Purwanto menyampaikan dengan sangat gambling tentang trik dan cara mengajak calon jamaah umrah.

“Tawarkan kepada calon pelanggan dengan muka yang ceria dan murah senyum,” kata Neldi.

Selain itu, ketika mendatangi customer, hendaknya bersabar dan tidak mudah putus asa. “Jangan pernah berputus asa ketika ada calon jamaah yang menolak,” tegas Neldi.

Selain diisi dengan materi terkait dengan umrah dan haji, panitia juga memberikan penghargaan kepada Agen berprestasi. Acara Raker juga diisi dengan testimoni para agen yang telah berhasil merekrut banyak jamaah. Acara yang berlangsung mulai pukul 08.30 -14. 15 WIB ini diakhiri dengan ramah tamah dan perkenalan antar-peserta yang hadir. (ay)

Sumber : GEMAISLAM.COM