Bekal Persiapan Umrah 1 Oleh Ust. Hamzah Abbas, Lc

Posted on Posted in Artikel

koper

Beberapa Persiapan sebelum berangkat Umroh (bagian pertama)

🕋 Ikhlaskan niat kita hanya ingin mengharap Ridha Allah semata, sehingga kita mendapatkan ganjaran pahala yg berlipat ganda.

Ketahuilah saudara-saudariku bahwa ikhlas adalah pondasi dan asas kita dalam beribadah kepada Allah Subhanahu wa ta’ala, Allah tidak akan menerima amalan kecuali yang murni dipersembahkan hanya untuk-Nya saja.

Dalil ttg hal diatas:

✍🏼 Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dlm QS. Al Bayyinah : 5

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ وَذَلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ (5)
“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus”. (Surat Albayyinah ayat 5)

✍🏻 Hadits Nabi Shallallahu alaihi wa sallam, dlm sabdanya :

إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِىءٍ مَا نَوَى
“Sesungguhnya amalan itu tergantung dari niatnya dan setiap orang akan mendapatkan apa yang dia niatkan”
(Hadits riwayat Bukhari No 1, 54, 2392, 3685, 4783, 6311, 6553 dan Muslim No 1907)

Maka Niatkanlah ibadah *umrah* yang kita lakukan dalam rangka hanya mencari pahala dan ridho dari Allah semata, jauhilah *riya’*(niatan ingin mendapatkan simpati dan pujian dari manusia), Karena itu dapat merusak amal dan menghilangkan pahala amalan tersebut.

Tentu kita tidak ingin semua jerih payah yang kita lakukan, uang, waktu dan tenaga yang telah kita kerahkan hilang begitu saja tanpa ada pahala dan tidak bernilai ibadah di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.

🕋Taubat an Nashuha.

Sebelum berangkat umroh, hendaknya kita bersegera bertaubat kepada Allah dari semua dosa kecil dan besar, kematian kapan saja bisa menimpa kita dan tidak ada satupun yang tahu kapan maut akan menjemput, peristiwa jatuhnya alat berat di masjidil haram dan peristiwa di mina beberapa waktu lalu menjadi pelajaran bagi kita semua,

🌷 Allah Subhanahu wa ta’ala, berfirman :

إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْأَرْحَامِ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ (34)

“Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dialah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim.
Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok.
Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS. Luqman, 31 ayat 34)

🌷 Allah Ta’ala juga berfirman:

قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مُلَاقِيكُمْ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ (8)
Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”. (QS. Al jumu’ah, 62 ayat 8)

Persiapkan diri kita dengan amal sholih dan bertaubat dari semua dosa baik kecil maupun besar.

🌷 Allah Ta’ala berfirman :

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا عَسَى رَبُّكُمْ أَنْ يُكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ
Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai “. (Surat At Tahrim, 66 ayat 8)
Bersambung……….

💞☘semoga bermanfaat☘💞
🕋 BY : Hamzah Abbas Lc 🕋